Sabtu, 29 Desember 2012

CONTOH LOOPING PASCAL

0 komentar
·         Saya akan membuat sebuah contoh program sederhana LOOPING PASCAL. Saya membuat contoh programnya adalah nilai uts dan nilai uas. Dibawah ini adalah program Inputnya:


·         Dan di bawah ini saya akan menjelaskan logika program nya, yaitu :
1.      Pada (Uses crt), yaitu fungsinya adalah untuk mengaktifkan fungsi-fungsi yang berhubungan dengan pengontrolan pada PC yang terdiri (layarpada monitor, keyboard, warna dan suara).
2.      Pada (Var uts, uas, total : integer;) ,yaitu kita memasukkan variabeluts”, “uas” dan dengan jenis tipe data integer.
3.      Pada (Begin), yaitu kita Memulai suatu program pada pascal
4.      Pada (Clrscr;), yaitu fungsinya adalah untuk membersihkan layar ketika kita run.
5.      Pada (Write(‘masukkan nilai uts : ‘); readln(uts); ), yaitu kita Menuliskan “masukkan nilai uts :” dan kemudian membaca input sebagai variabel “uts
6.      Pada (Write(‘masukkan nilai uas : ‘); readln(uas); ) ,yaitu kita Menuliskan “masukkan nilai uas :” dan kemudian membaca input sebagai variabel “uas
7.      Pada (total := (uts+uas) div 2 : ), yaitu fungsinya untuk menghitung jumlah dari nilai uts dan nilai uas yang kita masukkan, kemudian di bagi 2. Dan di bagi 2 supaya pada saat kita tampilkan di layar output nya tidak terjadi bilangan yang sifatnya +) dan lain lain.
8.      Pada (writeln(‘total nilai =’total); ), yaitu jika kita sudah memasukkan nilai uas dan uts nya maka akan di total menjadi hasilnya dari nilai uas dan uts.
9.      Pada (if  and then else), yaitu untuk penentu grade berapa yang nantinya akan kita dapatkan. Jika total nilai uts dan nilai uas sudah di bagi 2.
10.  Pada (Readln;) ,yaitu berfungsi untuk Membuat layar menjadi tetap ketika kita run.
Pada (End.) ,yaitu berfungsi untuk Mengakhiri sebuah program



CONTOH FUNGSI COBOL

0 komentar
Saya akan menjelaskan program sederhana pada COBOL yaitu tentang Function, dan juga saya akan menjelaskan logikanya, di bawah ini saya akan memulai menjelaskannya :

- Yang pertama kita buat kodingannya dahulu, seperti gambar di bawah ini :




-          Kemudian saya akan menjelaskan logikanya :
IDENTIFICATION DIVISION. : Yaitu sebuah divisi yang pertama, berfungsi untuk memberikan keterangan pada program yang akan kita buat,
PROGRAM-ID. DECO. : yaitu sebuah judul data pada program yang akan dibuat.
ENVIRONTMENT DIVISION. : Yaitu divisi yang kedua, berfungsi untuk memberikan sebuah dokumentasi informasi mengenai peralatan yang akan kita digunakan.
DATA DIVISION. : Yaitu berfungsi untuk memberikan semua keterangan record dan juga memberikan bentuk format yang digunakan pada procedure division.
WORKING-STORAGE DIVISION. : Yaitu merupakan section pada data division,
77 KODE PIC X(6). : Yaitu pada line 77 maksudnya adalah bahwa iteem tersebut berdiri sendiri yang artinya pada program COBOL tidak akan di proses, kemudian pada KODE PIC X(6) maksudnya kode tersebut akan menyediakan data kode sebanyak 6 baris.
77 I PIC 9.  : Yaitu pada line  77 dengan variabel I itu maksudnya bahwa item tersebut berdiri sendiri dan mengandung nilai-nilai numerik,
01 ULANG PIC X. : Yaitu statement ini untuk mengulang prosedur yang telah dibuat yaitu Ya atau Tidak, dan di bawah ini adalah prosedurnya :
88 LAGI VALUE ‘Y’, ’y’. : Yaitu maksudnya jika ingin mau mengulang maka kita tulis huruf ‘Y’ atau ‘y’, maka kita akan bisa lagi mengulang memasukkan data yang ingin kita masukkan.
88 TIDAK VALUE ‘T’, ‘t’. Yaitu maksudnya jika ingin tidak mau mengulang maka kita tulis huruf ‘T’ atau ‘t’, maka kita tidak akan bisa lagi mengulang memasukkan data yang ingin kita masukkan.
01 KETR.
02 KODE-PRIN OCCURS 3 TIMES PIC X(6).
02 KETR OCCURS 3 TIMES PIC X(35).
: Yaitu pada data kodingan di atas masuk ke dalam menu KETR (keterangan), yang memiliki perintah pengulangan program. Menu pengulangannya adalah kode prin sebanyak 3 kali dan jika pengulangannya yg kita masukan salah maka yang kita gunakan adalah kode prin yang terdapat 6 baris, lalu apabila kode prin sudah benar maka menu Keterangan nya akan mengulang sebanyak 3 kali dengan memiliki 35 baris yang menunjukan menu keterangan.
01 SCREEN SECTION. : Yaitu untuk mengatur bentuk format dari layar input-maupun output.
01 HAPUS. : Yaitu untuk mengkosongkan layar program COBOL,
02 BLANK SCREEN. :Yaitu membersihkan layar dan menempatkan kursor pada posisi kiri atas (baris1 dan kolom1),
01 LAYAR-MASUK.
02 LINE 4 COLUMN 30 “<< INPUT KODE >>”.
02 LINE 6 COLUMN 15 “KODE :”.
02 COLUMN PLUS 1 PIC X(6) TO KODE.
:Yaitu kita telah masuk ke menu Layar pemasukan yang dimana masuk pada baris 4 kolom 30 dengan mencetak kata “INPUT KODE”, kemudian pada baris 6 kolom 15 dengan mencetak kata “KODE” dengan di tambah spasi sebanyak 6 baris yang berfungsi untuk menentukan kode program yang telah kita masukkan datanya.
PROCEDURE DIVISION. : Yaitu perintah untuk memulai instruksi-instruksi yang kita tulis pada program cobol.
UTAMA. : Yaitu memulai program,
MOVE ‘LX800’ TO KODE-PRIN(1).
MOVE ‘EPSON’ TO KET(1).
: Yaitu maksudnya adalah menggunakan kode datanya itu LX800, kemudian akan tercetak “EPSON”. Karena kode prin dan keterangannya itu angka numeriknya 1.
MOVE ‘HP1111’ TO KODE-PRIN(2).
MOVE ‘ hp’ TO KET(2).
: Yaitu maksudnya adalah menggunakan kode datanya itu HP1111, kemudian akan tercetak “hp”. Karena kode prin dan keterangannya itu angka numeriknya 2.
MOVE ‘ ’ TO KODE-PRIN(3).
MOVE ‘TIDAK TERSEDIA’ TO KET(3).
: Yaitu maksudnya adalah jika kita input kode yang tidak ada dalam program maka akan tercetak “TIDAK TERSEDIA”. Karena kode prin dan keterangannya itu angka numeriknya 3.
DISPLAY HAPUS.
PERFORM MASUK.
:Yaitu jika kita memasukkan kode dan kodenya salah maka program akan kembali mengulang, dan jika kode yang kita masukan benar maka program akan masuk.
PERFORM CARI VARYING I .
FROM 1 BY 1 UNTIL I > 3
GO TO TANYA.
:Yaitu  kita melakukan proses menu cari dengan variabel nya I, dan variable I harus lebih besar dari 3. lalu setelah itu di lanjutkan dengan  menu TANYA karna menggunakan statment GO TO TANYA.
STOP RUN. :Yaitu untuk menghakiri program.
MASUK.
DISPLAY LAYAR-MASUK.
ACCEPT LAYAR-MASUK.
:Yaitu kita masuk kembali pada 01 LAYAR-MASUK kemudian di proses, dan setelah itu kita bisa memasukkan kode karena dengan perintah statement ACCEPT LAYAR-MASUK.
CARI.
IF KODE-PRIN(I)=KODE
DISPLAY(8,15) ‘PRINTER YANG ANDA GUNAKAN ADALAH’, KET(I).
 
:Yaitu maksudnya adalah bahwa jika kode prin di variable itu sama dengan kode, kemudian  mencetak pada baris 8 kolom 15 yaitu hasilnya “PRINTER YANG ANDA GUNAKAN ADALAH” .dan KET(I) itu hasil kode data print yang kita pilih.
TANYA.
DISPLAY(10,15) ‘APAKAH ADA KODE LAINNYA:’.
ACCEPT ULANG.
IF LAGI GO TO UTAMA.
:Yaitu maksudnya adalah mencetak baris 10 kolom 15 yang hasilnya “APAKAH ADA KODE LAINNYA” lalu jika kita masukkan salah maka akan mengulang dan jika kembali salah maka kembali ke menu utama.
STOP RUN. :Yaitu untuk menghakiri program.


-          Setelah itu  Kemudian kita save as dengan memasukkan nama file nya Lalu EXIT program, kemudian kita running programnya, mmunculah programnya dan dibawa ini kita isi kode nya itu LX800 maka hasilnya adalah EPSON. Hasilnya seperti di bawah ini :


   










Kamis, 29 November 2012

Klasifikasi komunikasi dalam organisasi

0 komentar

Di bawah ini ada beberapa klasifikasi komunikasi dalam organisasi yang di tinjau dari beberapa segi :
1. Dari segi sifatnya :
    a. Komunikasi Lisan
        komunikasi yang berlangsung lisan / berbicara
        cth: presentasi
    b. Komunukasi Tertulis
        komunikasi melalui tulisan
       Cth: email
    c. Komunikasi Verbal

        komunikasi yang dibicarakan/diungkapkan
       cth: curhat
    d. Komunikasi Non Verbal
       komunikasi yang tidak dibicarakan(tersirat)
       cth: seseorang yang nerves (gemetar)

2. Dari segi arahnya :
    a. Komunikasi Ke atas
        komunikasi dari bawahan ke atasan
    b. Komunikasi Ke bawah
        komunikasi dari atasan ke bawahan
    c. Komunikasi Horizontal
        komunikasi ke sesama manusia / setingkat
    d. Komunikasi Satu Arah
        pemberitahuan gempa melalui BMKG(tanpa ada timbal balik)
    e. Komunikasi Dua Arah
        berbicara dengan adanya timbal balik/ saling berkomunikasi



NAMA : MAHARDIKA SETIAWAN
KELAS : 2KA35
NPM : 14111243


Sumber

Hambatan-hambatan dalam komunikasi

0 komentar

Dalam proses organisasi tidaklah selalu mulus, tentunya akan banyak terjadi hambatan-hambatan pada perjalanananya. Hambatan yang sering muncul adalah hambatan komunikasi, karena komunikasi adalah
kunci utama dalam kesuksesan organisasi mengingat banyaknya orang yang terlibat didalammnya. Hambatan tersebut tentunya bukan menjadi suatu pengganjal dalam organisasi karena semua hambatan pastinya dapat diselesaikan dengan baik dan tepat. Berikut ini adalah macam-macam hambatan dalam organisasi yaitu :

Hambatan dari Proses Komunikasi yaitu hambatan yang timbul dari ketidak jelasan informasi yang akan disampaikan.
Hambatan Fisik yaitu hambatan yang terjadi akibat ada gangguan cuaca, gangguan sinyal, dsb
Hambatan Semantik yaitu hambatan yang terjadi akibat pemahaman yang sedikit mengenai bahasa dan istilah-istilah asing yang digunakan dalam informasi atau pesan
Hambatan Psikologis yaitu hambatan yang berasal dari gangguan kondisi kejiwaaan dari si pengirim pesan atau penerima pesan sengingga mengakibatkan informasi tersebut mengalami perubahan
Hambatan Manusiawi yaitu hambatan yang terjadi akibat tingkat emosi manusia yang tidak menentu dalam menyikapi informasi atau pesan
Hambatan Organisasional yaitu tingkat hirarkhi, wewenang manajerial dan spesialisasi yaitu hambatan yang timbul akibat komunikasi dengan atasan atau bawahan mengalami kendala seperti tingkat pemahaman terhadap suatu informasi yang berbeda yang mengakibatkan sebuah hambatan.
Hambatan-hambatan Antar Pribadi yaitu hambatan yang timbul antar pribadi didalam sebuah organisasi, biasanya hambatan ini muncul karena adanya salah paham antar pribadi yang menyangkut masalah tugas dan wewenang dari orang yang ada dalam organisasi

Dari berbagai hambatan tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa proses komunikasi itu tidak mudah dan memerlukan jalan yang sangat panjang untuk mencapai suatu tujuan tertentu dalam organisasi dan dalam aktivitas lainnya.Tetapi hambatan tersebut bukanlah menjadi satu-satunya penghambat dalam organisasi. Untuk memecahkan masalah hambatan tersebut diatas berikut ini diurakian cara mengatasi hambatan komunikasi :

Memberikan umpan balik atau Feed Back yaitu memberikan kesempatan pada seseorang untuk menyampaikan informasi dan gagasannya sehingga tercipta komunikasi 2 (dua) arah
Mengenai si penerima berita yaitu mengenali latar belakang , pendidikan serta kondisi penerima pesan agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan mudah dimengerti oleh si penerima pesan.
Susunlah secara terperinci apa, dan kapan informasi tersebut harus disampaikan dan kepada siapa informasi tersebut akan disampaikan.



NAMA : MAHARDIKA SETIAWAN
KELAS : 2KA35
NPM : 14111243

Sumber

Ilustrasi menyalurkan ide melalui komunikasi

0 komentar

Contoh Ilustrasi Menyalurkan Ide Melalui Komunikasi :





NAMA : MAHARDIKA SETIAWAN
KELAS : 2KA35
NPM : 14111243


Sumber

Definisi komunikasi dan unsur-unsur komunikasi

0 komentar

Komunikasi berasal dari bahasa Latin, “comunis” yang berarti membuat kebersamaan atau membangun kebersamaan antara dua orang atau lebih. Akar asal katanya “communis” yaitu “communico” yang artinya
berbagi (Stuart,1983, dalam Vardiansyah, 2004 : 3). Dalam literatur lain disebutkan komunikasi juga berasal dari kata “communication” atau “communicare” yang berarti ” membuat sama” (to make common). Istilah “communis” adalah istilah yang paling sering di sebut sebagai asal usul kata komunikasi, yang merupakan akar dari kata kata Latin yang mirip  Komuniksi menyarankan bahwa suatu pikiran, suatu makna, atau suatu pesan di anut secara sama.

Komunikasi  adalah suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak.

Adapun unsur-unsur dari komunikasi, diantaranya;
  • Lingkungan Komunikasi   =  Tempat dimana komunikasi berlangsung
  • Enkoding-Dekoding         =  Menghasilkan dan menerima pesan
  • Sumber Penerima             = Setiap orang yang terlibat berkomunikasi adalah sumber penerima
  • Kompetensi Komunikasi   = Kemampuan untuk berkomunikasi
  • Umpan Balik                    = Informasi yang dikirim balik ke sumbernya
  • Gangguan                         = Gangguan dalam berkomunikasi yang mendistorsi pesan
  • Saluran                             = Media yang dilalui pesan
  • Pesan                               = Isi dari komunikasi


NAMA : MAHARDIKA SETIAWAN
KELAS : 2KA35
NPM : 14111243


SumberSumber

Proses mempengaruhi dan pengambilan keputusan yang tejadi pada suatu organisasi

0 komentar

Misal, didalam suatu organisasi terdapat anggota-anggota dimana terdiri dari karyawan-karyawan dan para petinggi-petinggi (bos misalnya). Di dalam sisi baik (positive), si bos mempengaruhi para karyawan-karyawannya untuk bekerja lebih baik lagi dengan diberikan penawaran yang baik, yaitu kenaikan gaji misalnya. Dengan begitu karyawan-karyawan yang ada di organisasi tersebut pasti lebih semangat bekerjanya. Ada juga seperti diberikan sangsi, yang mana jika karyawannya tidak masuk-masuk bekerja atau bekerjanya kurang baik, maka akan mendapatkan SP, yaitu surat peringatan.

Contoh dari sisi yang buruk (negative),
Misal sesama karyawan mempengaruhi dengan hal-hal yang buruk, mengajaknya untuk tidak bekerja misalnya, malah diajak untuk ke tempat hiburan atau semacamnya. Pengaruh semacam ini membuat kualitas para pekerja menjadi down alias menurun, baik dari segi fisik maupun mental.

Di samping proses mempengaruhi, terdapat juga proses pengambilan keputusan. 
Misal saat berada dalam situasi briefing, atau sedang rapat antara client, pasti ada yang namanya pengambilan keputusan dari hasil diskusi antara para client. Pengambilan Keputusan juga ada cara-cara nya, yaitu, 
  1. Kewenangan Tanpa Diskusi
  2. Pendapat Ahli 
  3. Kewenangan Setelah Diskusi 
  4.  Kesepakatan.


NAMA : MAHARDIKA SETIAWAN
KELAS : 2KA35
NPM : 14111243


Sumber